Perlukah merencanakan tata letak dapur?
Optimal dan efisien! Ya.. tata letak dapur akan menentukan kenyamanan Anda saat beraktifitas di dapur.
Dari mulai menyiapkan peralatan memasak, mengolah bahan-bahan masakan hingga menjadi sebuah hidangan yang siap dihidangkan, tentu Anda memerlukan ruang gerak yang optimal. Dengan merencanakan tata letak dapur akan mempermudah untuk melakukan aktifitas Anda didalamnya. Sekalipun itu hanya untuk menyeduh kopi.. Anda akan tetap bergembira!
Apa yang harus diperhatikan saat merencanakan tata letak dapur?
- Siapa Anda. Tentu akan berbeda antara seorang chef dan ibu rumah tangga. Hal ini akan mempengaruhi kebutuhan dan aktifitas masing-masing dari Anda saat berada di dapur.
- Ketersediaan Ruang. Mulai dari perlatan memasak, appliances, tempat mencuci, dan lain sebagainya tentu memerlukan tempat untuk meletakkannya. Tetapi hal ini bukan berarti ruang yang terbatas tidak dapat digunakan untuk dapur yang nyaman, tetap bisa dan mungkin!
Konfigurasi tata letak dapur
Straight
Konfigurasi ini dikenal juga sebagai one-wall layout. Dimana setiap kabinet, peralatan-peralatan disusun di sepanjang satu sisi dinding saja.

Kelebihan:
- Cocok untuk diimplementasikan pada rumah atau apartemen kecil dengan ruang terbatas
- Paling terjangkau dari segi biaya dalam membangunnya
- Alur gerak di dalamnya relatif mudah
Kekurangan:
- Tidak memungkinkan memiliki banyak ruang penyimpanan dan meja dapur
Inspirasi dapur Straight:
L-Shape
Konfigurasi yang menyusun kabinet-kabinet membentuk huruf L. Biasanya di implementasikan pada area sudut.


Kelebihan:
- Cocok untuk diimplementasikan pada rumah atau apartemen berukuran sedang
- Memungkinkan memiliki lebih banyak ruang penyimpanan
- Relatif lebih flexible dalam mengatur variasi tempat penyimpanan dan meja dapur
- Ruang gerak lebih bebas
- Dapat diintegrasikan dengan kitchen island (bagian elemen dapur yang berdiri sendiri, dapat berfungsi sebagai meja makan, tambahan tempat penyimpanan) pada dapur L yang lebih besar
Kekurangan:
- Membutuhkan ruang lebih besar
- Lebih sulit dalam menjangkau area pada dapur L yang lebih luas
Inspirasi dapur L-Shape:
U-Shape
Salah satu konfigurasi populer, paling efektif dan efisien untuk tata letak dapur. Bentuk ini menyusun kabinet-kabinet membentuk huruf U.


Kelebihan:
- Cocok untuk diimplementasikan pada rumah berukuran sedang maupun besar
- Memungkinkan memiliki lebih banyak ruang penyimpanan
- Relatif lebih flexible dalam mengatur variasi tempat penyimpanan dan meja dapur
- Ruang gerak lebih bebas
- Dapat diintegrasikan dengan kitchen island pada dapur U yang lebih besar
Kekurangan:
- Membutuhkan ruang lebih besar
- Lebih sulit dalam menjangkau area pada dapur U yang lebih luas
- Ruang gerak menjadi sempit pada dapur U yang kecil
Inspirasi dapur U-Shape:
G-Shape
Salah satu konfigurasi populer, pengembangan dari tata letak dapur U . Bentuk ini menyusun kabinet-kabinet membentuk huruf G dan memiliki peninsula (dapat berfungsi sebagai meja makan, tambahan tempat penyimpanan) yang terintegrasi.

Kelebihan:
- Hanya cocok untuk diimplementasikan pada rumah berukuran besar
- Memungkinkan memiliki lebih banyak ruang penyimpanan
- Relatif lebih flexible dalam mengatur variasi tempat penyimpanan dan meja dapur
- Ruang gerak lebih bebas
Kekurangan:
- Membutuhkan ruang lebih besar
- Lebih sulit dalam menjangkau area pada dapur G yang lebih luas
- Ruang gerak menjadi sempit pada dapur G yang kecil
Inspirasi dapur G-Shape: